4. E-Commerce. Sophisticated Technology 4,0

E-Commerce dan Efektivitasnya

eCommerceE-Commerce (Electronic Commerce) adalah segala bentuk transaksi komersial yang berbasis media teknologi informasi dan komunikasi melalui internet dan komunikasi seluler. Cakupan transaksi komersial meliputi pemasaran, penawaran barang dan jasa, penjualan dan pembelian, sewa-menyewa, lelang, pembayaran, penyimpanan dana, penarikan dana, pengiriman dana, dan lain sebagainya.

Banyak penelitian telah menghasilkan simpulan bahwa pengaruh e-commerce sangat positif dan cukup signifikan bagi peningkatan pendapatan bisnis. Hal itu terjadi karena saat ini dan pada masa-masa mendatang kehidupan manusia sudah beralih ke era teknologi 4,0 yang di antara karakteristiknya adalah penggunaan internet pada segala hal (internet over everything). Beberapa faktor yang mendukung kondisi internet over everything adalah sebagai berikut:

  1. Teknologi semakin canggih, semua kebutuhan sudah tersentuh dan terlayani. Seseorang sudah tidak perlu pergi kemana-mana untuk memenuhi kebutuhannya. Cukup menggunakan komputer atau smartphone di tempat dia berada.
  2. Kecepatan internet dan jaringan seluler semakin cepat dan lebar. Terjadi penghematan waktu yang sangat besar untuk suatu urusan dibandingkan jika dilakukan secara manual.
  3. Harga teknologi senantiasa turun. Meskipun teknologi baru dengan fitur-fitur baru terus bermunculan yang pasti dibandrol dengan harga yang tinggi, tetapi setelah 6 bulan harganya akan segera turun tajam.
  4. Peraturan dan Perlindungan hukum bagi konsumen semakin baik, termasuk pada transaksi elektronik.

Bentuk E-Commerce

Terdapat empat jenis e-Commerce:

  1. B2B (business to business). Transaksi antara lembaga bisnis dengan lembaga bisnis lainnya. Contoh: transaksi antara perusahaan dengan bank, perusahaan penyedia bahan baku dengan perusahaan manufaktur, dan sebagainya.
  2. B2C (business to consumer). Transaksi antara lembaga bisnis dengan konsumen. Contoh: penjualan barang dan jasa oleh lembaga bisnis, transaksi antara nasabah dan bank, dan sebagainya.
  3. C2C (consumer to consumer). Transaksi antar konsumen. Contoh: Praktek reseller atau dropship yang diakukan oleh konsumen, dan sebagainya.
  4. C2B (consumer to business). Transaksi antara konsumen dengan lembaga bisnis. Contoh: pembelian bahan baku oleh lembaga bisnis, dan sebagainya.

 

Beberapa bentuk e-Commerce yang saat ini sudah akrab digunakan oleh masyarakat antara lain adalah sebegai berikut:

  1. Online Shop. Toko daring adalah laman website yang dibuat khusus sebagai media menjual komoditi tertentu, biasanya hanya satu jenis komoditi. Berbagai jenis komoditi sudah dijual melalui toko daring. Konsumen bisa mengunjungi toko daring untuk melihat-lihat komoditi yang dijual, biasanya berupa beberapa foto, disertai dengan beberapa keterangan tentang ukuran, berat, volume, warna, manfaat, cara pemakaian, harga, dan lain sebagainya.

B2CBerbeda dengan transaksi jual beli di dunia nyata, serah terima barang dilakukan pada saat pembayaran, maka pada transaksi online pembayaran dilakukan terlebih dahulu secara penuh, baru kemudian barang dikirimkan ke alamat pembeli atau penerima. Sudah tentu pembayaran dilakukan secara online pula berupa transfer ke rekening toko daring bersangkutan.

  1. Marketplace. Semacam pertokoan atau pasar daring. Di laman marketplace terdapat banyak toko daring yang menjual berbagai macam komoditi. Toko-toko daring tersebut menyediakan barang, transaksi jual-beli diwakili oleh marketplace sampai pada tahap pembayaran. Setelah terbayar, toko daring yang barangnya dibeli mengirim barang ke pembeli atau penerima. Marketplace membayar harga barang jika penerima sudah menerima barang.

Marketplace yang ada di Indonesia saat ini adalah: Buka Lapak, Tokopedia, Lazada, Blibli.com, Shopee, JD Indonesia, dan lain sebagainya, selain marketplace luar negeri yang juga sudah merambah ke Indonesia.

  1. Penyedia jasa online. Pola kerjanya sama dengan toko daring, namun yang dijual adalah jasa.
  2. Investasi online. Jual beli saham secara daring.
  3. Pelelangan online.
  4. Perbankan online. Transaksi perbankan daring yang melayani hampir semua layanan non tunai. Ada dua bentuk perbankan daring: Internet banking, yakni layanan perbankan daring melalui laman website; dan sms banking, yakni layanan perbankan daring melalui sms (short message service). Hampir semua bank sudah memiliki layanan online.
  5. E-Wallet, Dompet elektronik. Sistem pembayaran online yang pola kerjanya mirip dengan layanan simpanan dan transfer dana perbankan. Contoh: Dana, Doku, OVO, dan sebagainya.
  6. Multi Service Online, layanan yang menyediakan beraneka ragam jasa yang saling terintegrasi. Contoh: Gojek, Grab, dan sebagainya.

Baca materi kewirausahaan selengkapnya di Kewirausahaan.

Mari berbagi
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Komentar Anda:
Close Menu