1. Manajemen Keuangan, Prosperous Master

Pengertian Manajemen Keuangan

Manajemen menurut  Mary Parker Follet adalah seni dalam menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Menurut Thomas H. Nelson adalah ilmu dan seni memadukan ide-ide, fasilitas, proses, bahan dan orang-orang untuk menghasilkan barang atau jasa yang bermanfaat dan menjualnya dengan cara yang menguntungkan.

Manajemen dapat juga diartikan sebagai proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan dan pengawasan upaya (usaha-usaha) anggota organisasi dalam menggunakan sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Bidang keuangan merupakan salah satu fungsi dari fungsi-fungsi organisasi yang biasanya terdiri dari fungsi personalia, fungsi operasi dan produksi, fungsi pemasaran dan fungsi penunjang bagi lancarnya operasional suatu organisasi (perusahaan).

Fungsi keuangan ada di setiap organisasi baik organisasi yang profit oriented maupun yang non profit oriented. Kesinambungan suatu organisasi sangat bergantung pada bidang keuangan, karena berdirinya organisasi dan kegiatan operasionalnya sehari-hari membutuhkan sumber daya keuangan (dana).

RupiahTugas dan tanggungjawab keuangan dalam organisasi (perusahaan) yang utama adalah menggunakan dana (allocation of fund) dan mendapatkan dana (raising of fund). Fungsi penggunaan dan mendapatkan dana tidak saja ditemukan pada bagian keuangan di perusahaan (corporate finance) namun dapat juga ditemukan pada keuangan personal individual (personal finance) dan keuangan pemerintah (publik finance). Untuk selanjutnya yang dipelajari dalam bahan ajar ini adalah keuangan perusahaan (corporate finance).

Dengan demikian manajemen keuangan adalah Perpaduan ilmu dan seni dalam merencanakan, mengorganisir, melaksanakan dan mengawasi fungsi-fungsi keuangan dalam mencapai tujuan yang ditetapkan suatu organisasi.

 

Ruang Lingkup Manajemen Keuangan

Kegiatan manajemen keuangan meliputi perencanaan, analisis, dan pengendalian keuangan. Kegiatan keuangan tidak terbatas pada lingkup bagian atau fungsi keuangan saja, tetapi menjangkau juga pada seluruh bidang/fungsi organisasi lainnya (personalia, operasi dan produksi, pemasaran, dan lainnya).

Pada tugas penggunaan dana, fungsi keuangan mengatur pengalokasian dana organisasi berupa:

  1. Penentuan pagu anggaran masing-masing fungsi organisasi sesuai dengan kebutuhan dana kegiatan yang telah ditetapkan oleh organisasi.
  2. Pengaturan pencairan dana masing-masing fungsi organisasi sesuai dengan jadwal kegiatan yang sudah ditetapkan.
  3. Penyediaan dan pengelolaan dana cadangan untuk membiayai kebutuhan yang tak terduga yang belum ditetapkan oleh organisasi tetapi wajib dipenuhi.
  4. Pengawasan atas penggunaan dana oleh seluruh bagian/fungsi organisasi.
  5. Pengendalian efisiensi penggunaan dana tanpa mengabaikan efektivitas kegiatan seluruh bagian/fungsi organisasi.

Pada tugas pengumpulan dana, fungsi keuangan terdiri dari tiga kegiatan utama, yaitu:

  1. Mengelola hasil penjualan.
  2. Menyusun dan menganalisis laporan keuangan.
  3. Menganalisis dan merencanakan ketetapan organisasi dalam mendapatkan dana.

Pengelolaan hasil penjualan meliputi pencatatan penjualan, pencatatan uang masuk hasil penjualan, dan mengelola akuntansi penjualan.

FinancialPenyusunan laporan keuangan meliputi laporan uang masuk dan uang keluar yang dibuat secara rutin bulanan (kalau perlu mingguan) yang nanti direkapitulasi dalam laporan keuangan akhir tahun. Mengiringi laporan keuangan tersebut dilakukan analisis terhadap laporan keuangan secara berkala.

Perencanaan ketetapan organisasi untuk mendapatkan dana berupa:

  1. Kebijakan Pemodalan, yang terdiri dari sumber pemodalan, struktur modal, dan sebagainya. Manajemen keuangan menganalisis opsi-opsi sumber pemodalan untuk menemukan opsi yang paling menguntungkan, termasuk di dalamnya komposisi struktur pemodalan. P1
  2. Kebijakan Investasi. Manajemen keuangan menganalisis opsi investasi yang paling menguntungkan, mencakup arah investasi, skala investasi, dan sebagainya. P2
  3. Kebijakan Profit. Manajemen keuangan menganalisis target profit yang harus diupayakan oleh organisasi. P3
  4. Kebijakan Deviden. Manajemen keuangan mengusulkan kebijakan atas dividen bila organisasi mendapatkan laba, apakah dibagi seluruhnya, ditahan seluruhnya untuk pengembangan modal, atau ditahan sebagian. P4a. 4b.

Fungsi Keuangan

Tujuan dan Manfaat Manajemen Keuangan

Tujuan manajemen Keuangan identik dengan tujuan perusahaan. Sasaran yang ingin dicapai oleh manajemen keuangan secara normatif adalah untuk memaksimumkan nilai perusahaan. Dengan kata lain tujuan manajemen keuangan adalah meningkatkan kemakmuran para pemegang saham.

Tujuan jangka panjang pemilik perusahaan adalah untuk meningkatkan nilai perusahaan. Hal ini tidak sama dengan peningkatan laba yang merupakan tujuan jangka pendek.

Dengan demikian tujuan perusahaan adalah untuk meningkatkan kemakmuran para pemiliknya, bukan sekedar meraih laba akuntansi tahunan yang bersifat jangka pendek. Manfaat yang bisa diharapkan dari mempelajari manajemen keuangan adalah pengelolaan keuangan menjadi lebih terencana dan terkendali, sehingga akibat dan konsekwensi yang ditimbulkan dapat dijelaskan secara logis. Atau ada dasar penjelasan teoritis yang dapat digunakan untuk menjelaskan fenomena yang telah terjadi dalam bidang keuangan.

 

Baca materi selengkapnya di Manajemen Keuangan.

Mari berbagi
  •  
  • 5
  •  
  •  
  •  
  •  
    5
    Shares
  • 5
    Shares
Komentar Anda: